STAI Syekh Jangkung


Berilmu, Beradab, Berbudaya

PKM KKN Kec.Margoyoso STAI Syekh Jangkung Pati “Pengembangan Potensi Desa Batik Pohijo Yang Hampir Hilang”

Saat ini Tim KKN STAI Syeh Jangkung Pati yang berada di Kec. Margoyoso terus bergerak secara akseleratif di desa-desa sasaran yang berjumlah kurang lebih 21 Desa dengan meniitikberatkan pada pemberdayaan (empowering)  potensi budaya dan ekonomi kreatif. Salah satunya yaitu melakukan kegiatan di desa Pohijo Kec. Margoyoso dalam bentuk pendampingan pemberdayaan ekonomi kreatif di Desa Pohijo sebagai realisasi program kewirausahaan KKN 2022.

Menurut Ketua Tim KKN Ulin Niswah, bahwa “Desa Pohijo adalah salah satu desa yang masuk skala prioritas dalam penanganan bidang sejarah budaya dan ekonomi kreatif dari program kerja KKN STAI Syekh Jangkung Pati di Kec. Margoyoso tahun 2022.”, katanya. Hal ini juga diamini oleh Anggota Tim KKN lainnya Alif Nur Rahmawati dan Yuni Fatmasari pada saat terjun dilapangan melihat potensi desa yang perlu untuk adanya pendampingan. “kami melihat peluang yang sangat potensial dalam memberdayakan ekonomi kreatif, terutama kaum perempuan desa pohijo dalam meningkatkan usaha makanan ringan, terutama batik khas desa tersebut”, imbuhnya.

Berdasarkan hasil observasi tim KKN di beberapa desa di Kec. Margoyoso pada minggu pertama program kerja KKN, khususnya di Desa Pohijo telah ditemukan berbagai potensi yang perlu didampingi dan diberdayakan.

Pertemuan Tim KKN dengan Ibu Darwati–selaku Kepala Desa Pohijo– dan Stafnya diperoleh informasi bahwa Di Desa Pohijo Kec. Margoyoso memilki beberapa potensi di bidang pertanian dan perikanan, di bidang usaha kecil menengah berupa jajanan khas (seperti moho, bikang jowo dan cimplung),  dan juga adanya produk usaha batik khas desa pohijo.

Dengan hasil pemetaan potensi dan analisis data, maka akhirnya disepakati, bahwa potensi batik akan menjadi skala prioritas kegiatan tim KKN, dengan mengangkat batik sebagai produk unggulan Desa Pohijo. Karena Batik merupakan sebuah produk budaya yang terus menerus harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan.  “kami selaku pemerintahan Desa pohijo sangat menyambut baik dan senang apabila ada pihak perguruan Tinggi seperti STAI Syekh Jangkung Pati yang concern terhadap produk budaya kami berupa Batik, yang perlu didampingi dan diarahkan untuk lebih baik “, kata Ibu Darwati.

Perlu diketahui, Batik pohijo memilki corak atau motif khusus yang penuh filosofi kultural berupa daun dan bunga kepoh yang kuncup dan mekar dengan motif dasar pewarnaan shmok. Diceritakan, nama desa pohijo berasal dari pohon kepoh yang semula mengering menjadi bersemi hijau setelah tokoh (istilahnya danyang ) waktu itu duduk di bawahnya.

Produk Batik Pohijo memang saatnya untuk diperbaiki kualitasnya agar nantinya menjadi sebuah produk unggulan. Sehingga diharapkan akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat (perajin batik).

Langkah pertama untuk mengangkat batik sebagai produk unggulan Desa Pohijo, Tim KKN Kec. Margoyoso melakukan observasi pada produk batik yang selama ini berjalan. Setelah melakukan analisis produk, maka kami berpendapat bahwa produk tersebut masih perlu pendampingan untuk  meningkatkan kwalitas batik pohijo agar lebih marketable.  Terutama berkaitan dengan perpaduan motif yang untuk lebih menarik dan kekinian.

Dan rencananya produk ini akan diikutsertakan pada acara pagelaran “Festival Budaya” yang digagas oleh Tim KKN STAI Syekh jangkung Pati  dalam acara perayaan HUT RI ke-77 Kec. Margoyoso pada tanggal 13 Agustus 2022, bekerjasama dengan pihak Muspika Kec. Margoyoso.

Informasi Lainnya

Menyambut Tahun Baru Hijriyah KKN STAI SEJATI Bersama Elemen Masyarakat Kajen Gelar Pasar Ambyar

Jumat (29/07/2022) Desa Kajen dihebohkan dengan kehadiran Pasar Ambyar yang digagas oleh seluruh elemen masyarakat Kajen Kec. Margoyoso Kab. Pati.…

Butuh Sinergi Masyarakat dengan Pemerintah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah menggelar Dialog Kebudayaan Senin (1/8). Acara yang dihibur dengan seni barongan ini…

STAI Syekh Jangkung Dukung Upaya Dinas Himpun Cerita Tradisi Lisan

Ragil Haryo Y Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati menghimpun cerita tradisi lisan melalui guru IPS se Kabupaten Pati. Kegiatan ini…

Leave a Comment

one × 5 =