STAI Syekh Jangkung


Berilmu, Beradab, Berbudaya

Kesadaran Terhadap Perlindungan Anak

Menurut data 30 % Anak Indonesia tidak memiliki Akta kelahiran. Kemudian Setiap hari rata-rata ada 15 kasus kekerasan terlaporkan dan lebih 3700 kasus kekerasan terjadi tiap tahunya (KPAI April 2016). Lalu 70 % pelaku kekerasan adalah orang terdekat (orang tua, saudara, familiy, pengasuh, Guru). Hampir 60 % dari total anak Indonesia adalah anak perempuan mereka berada pada situasi yang rentan dan beresiko. Kekerasan pada anak terbagi menjadi beberapa bagian : kekerasan fisik, kekerasan emosional, dan kekerasan seksual. Bagaimana cara untuk memebrikan kesadaran? Membuat perencaanaan untuk perlindungan anak : dengan menghargai, melindungi, memberdayakan, dan aktif. Untuk memanajemen perlindungan anak membutuhkan orang yang memiliki keterampilan, percaya diri, memahami, menerima dan didukung dengan baik.

safe guarding children and young people”- Say yes to keeping children and young people safe and protected

#kampus#pendidikananakusiadini#pati#jawatengah#kampuspati

Informasi Lainnya

STAI Syekh Jangkung museum kretek

Ketua STAI Syekh Jangkung Beri Sosialisasi Museum Kretek

Edy Supratno, ketua STAI Syekh Jangkung dipercaya menjadi salah satu pemateri dalam acara Sosialisasi Museum Kretek, Selasa (14/9). Acara yang…

Higher Order Thinking Skill dan Excecutive Functioning Skill, Apa dan Bagaimana?

Oleh: Dessy Octaviani, M.Pd. Dunia pendidikan kita mengenal adanya Bloom’s Taxonomy (tahapan atau tingkatan anak dalam memaknai sebuah informasi) dengan…

Sosialisai Kegiatan Pramuka STAI Syekh Jangkung

Sosialisai kegiatan pramuka kepada mahasiswa terkait pemahaman tentang paradigma dan pentingnya pramuka di peguruan tinggi yang disampaikan oleh Yusuf, M.Pd.…

Leave a Comment

1 × five =