STAI Syekh Jangkung


Berilmu, Beradab, Berbudaya

Menyambut Tahun Baru Hijriyah KKN STAI SEJATI Bersama Elemen Masyarakat Kajen Gelar Pasar Ambyar

Jumat (29/07/2022) Desa Kajen dihebohkan dengan kehadiran Pasar Ambyar yang digagas oleh seluruh elemen masyarakat Kajen Kec. Margoyoso Kab. Pati. Mulai dari pemerintah desa, karang taruna, tokoh masyarakat, IPNI IPPNU, Tim PKK  dan tak ketinggalan KKN STAI Syekh Jangkung Pati juga ikut andil dalam acara ini. Pasar yang dikonsep dengan nuansa tradisional ini bertempat di kompleks Sawah Jero, Kajen

Menyambut tahun baru Islam 1 Muharom 1444 H. yang jatuh pada tanggal 30 Juli 2022, berbagai daerah mempunyai ciri khas tersendiri dalam memeriahkannya. Salah satunya masyarakat Desa Kajen dengan membaca doa akhir tahun dan awal tahun, bersama dengan itu membuat pagelaran kebudayaan bernuansa Islam beserta Pasar Ambyar sebagai wujud rasa syukur datangnya bulan Muharom. Kegiatan kebudayaan diisi mulai dari rebana, salawatan, musik religi, dan wayang ambayar yang memberi pesan moral kepada masyarakat. Di samping itu ada juga santunan anak yatim, dan sambung rasa ulama dan umaro’. Para perangkat Desa Kajen dan Camat Margoyoso pun turut meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Bukan hanya masyarakat Kajen yang hadir dalam kemeriahan acara Pasar Ambyar, melainkan orang-orang dari luar juga berbondong-bondong datang untuk merasakan sensasinya.

Perlu diketahui bahwa Pasar Ambyar menyediakan berbagai makanan tradisional khas Desa Kajen dan sekityarnya. Mulai dari Bubur Suro, Getuk, Cimplung, Moho, Bikang, Krupuk Tayamum, aneka makanan dan minuman dan aneka jajanan pasar yang disediakan secara gratis. Oleh karena itu, Pasar tersebut dipenuhi lautan manusia yang mengantri untuk mencicipi hidangan yang ada secara cuma-cuma.

Dimulai sejak pukul 19.00 WIB sampai larut malam semua kegiatan berjalan dengan lancar. Harapan seluruh elemen masyarakat Desa Kajen, acara semacam ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Sebab banyak manfaat yang bisa diambil berkat adanya kegiatan tersebut. Mulai dari mensosialisasikan dan melestarikan kebudayaan lokal sampai menjaga warisan makanan tradisional khas Kajen. Agar tidak tergerus kemajuan global.

Informasi Lainnya

Higher Order Thinking Skill dan Excecutive Functioning Skill, Apa dan Bagaimana?

Oleh: Dessy Octaviani, M.Pd. Dunia pendidikan kita mengenal adanya Bloom’s Taxonomy (tahapan atau tingkatan anak dalam memaknai sebuah informasi) dengan…

Butuh Sinergi Masyarakat dengan Pemerintah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah menggelar Dialog Kebudayaan Senin (1/8). Acara yang dihibur dengan seni barongan ini…

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Link Website: https://pgmi.staisyekhjangkung.ac.id/ Akreditasi: C minimum Struktur Ketua:Nanik Istika Wati, M.Pd.Sekertaris:Dessy Octaviani, M.Pd.Upm:Afif Restu Fauzi, M.Pd.Anggota:Yoga Jiwanjaya, M.Pd.Yusuf, M.Pd. Deskripsi/Profile…

Leave a Comment

nineteen − eight =